Asa ku pergi….
Lenyap tersapu badai hati
Tersisa air mata yang tiada mengering
Hatiku begitu pilu…
Ingin, aku
hilang dari bumi ini…
Ingin, aku
terhempas ke dalam jurang yang curam…
Ingin, aku
tak nampak oleh matahari…
Menutup segala gundah hati…
Menghapus ingatan tentang bayangmu
Membungkam diam lisan yang hendak berteriak
Energi
purba…
Energi yang
mampu memporak porandakan hidupku…
Energi yang
mampu membuat diriku terbuai…
Energi yang
saat ini tengah mengguncang diriku…
Tak sanggup aku bertahan pada keadaan ini
Tak mampu aku tegak berdiri di tempat ini
Tak mampu hatiku menahan gejolak ini
Tak mampu lagi bernapas di naungan bayangmu
Letih
mencoba bangkit…
Terseok
seok mengumpulkan tenaga
Menata
keping puzzle hati…
Menyembuhkan
luka yang tlah tertoreh…
Ku kira, semua tak peduli…
Ku kira semua mengacuhkan diri ini…
Ternyata aku salah…
Mereka, orang orang yang slalu ada untuk ku…
Mereka, orang orang yang slalu mendukungku…
Mereka memberiku semangat untuk bangkit…
Mereka
memapahku dengan kasih sayang…
Mereka
menghiburku dengan canda mereka…
Mereka
menyayangiku…
Mereka
orang orang terhebat yang pernah ada…
Tanpa mereka, entah lah apakah aku masih mampu tersenyum…
Tanpa mereka, entah lah apakah aku akan ada di sini…
Tanpa mereka, entah lah apakah aku mampu bangkit…
Tanpa mereka…
Entah lah…
Mungkin, aku tak akan tersenyum dan berada di tempat ini
Di antara orang orang yang mengasihiku seperti kekasih
mereka..
Aku bahagia…
Mereka menyelamatkanku dari belenggu yang kubuat…
Mereka tertawa bersamaku…
Di tempat ini…di hari yang ku nanti….
Nb: for my
beloved friends; bebek o’im, bebek icho, bebek nurma, kiky, rina, tarjoe,
nopenk, tinjja.
Thaby lycencee simon
Selasa 19 oktober 2010

Tidak ada komentar:
Posting Komentar