aku nggak pernah nyangka ini bakal terjadi.... bukankah aku udah berkorban banyak. aku rela dicaci mantan mantanmu. aku rela dicaci temen temenmu, aku rela diledekin sepupuku, aku rela dilabrak sahabatmu.
aku simpan sendirian, aku pendam segalanya......
aku berusaha selalu ada untukmu, aku berusaha menjadi segala hal dalam hidupmu, bahkan aku berusaha memaklumi saat kau melampiaskan marahmu padaku..
aku berusaha tegar dihadapan semua orang, meski kenyataanya susah..
tak terhitung berapa kali aku menangis, tak terhitung berapa kali aku engkau campakan, tak terhitung lagi berapa kali kau ombang ambingkan perasaanku..
aku hanya wanita lemah, yang sering kali merasa terabaikan oleh dunia. hanya kau, jujur hanya kau yang mampu membuatku tegar berdiri.... hanya kau yang mampu membustku kembali bangkit dan melanjutkan segala perjuanganku, namun...... harus beginilah akhir kisah kita...
aku sadar kelak suatu saat kau akan mencintai wanita lain dan pergi menjauh....
seperti itulah hidup. saat aku berpikir itu akan terjadi, maka terjadi....
kau berlalu tanpa penjelasan, kau berlalu menyisakan air mataku, bahkan kau memintaku untuk tetap berada pada posisiku. kau berdalih untuk saling mendewasakan diri. kau pikir semudah itu? kau pikir hatiku batu?? apakah aku harus diam saja saat kau bagi hatimu itu???? persetan dengan segala janji janji busukmu!!!!
kali ini, tak ada kata kutukan dari bibirku, tapi ingatlah Tuhan yang akan membalas segala sakit yang kurasa...